Minggu, 21 Agustus 2011

KHUTBAH IDUL FITRI

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia
Dengan kumandang takbir, tahlil dan tahmid yang telah menggema sejak malam tadi, maka berarti satu pertanda telah berakhirnya bulan ramadhan.
Pada pagi hari ini, kita semua kaum muslimin tengah memasuki yaumul azhim, hari agung yang sangat istimewa. Istimewa dalam arti yang sebenarnya, karena pada hari ini kebahagiaan dan kegembiraan bergaur menjadi satu dalam dada setiap insan muslim, sebagai manifestasi kesucian batinnya yang telah sebulan lamanya digembelng dalam kawah candradimuka ramadhan.
Sebulan lamanya kaum muslimin merasakan derita lahir batin, menanggung kesusahpayahan lapar dan dahaga, mengekang segala bentuk nafsu yang menjurus kepada batalnya puasa, kesemuanya itu dikerjakan pada siang hari dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan keimanan yang tiada lain hanyalah mengharapkan keridhaan allah swt.
Begitu pula pada malam harinya, selama sebulan penuh kaum muslimin dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, seumpama shalat tarawih, tadarus Al Qur’an dan lain-lainnya sebagai shalat tathawawwu’ yang tiada lain juga merupakan tabungan untuk kehidupan akhirat kelak.
Lalu hal apakah yang akan kita capai dengan puasa itu?
Firman allah saw. Dalam Al Qur’an


Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. Agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqarah: 183),

Allahu akbar 3x walillahil hamd.
Dari ayat diatas kita memperoleh kesimpulan, bahwasannya puasa ramadhan allah ibadah wajib, dengan tujuan untuk membentuk manusia yang bertakwa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar